Nasi Ayam Hainan Singapura: 10 Kedai Panduan MICHELIN, Harga Sepiring, dan Hari Tutupnya
| Jumlah kedai | Sepuluh kedai nasi ayam masuk seleksi MICHELIN Guide Singapore edisi berjalan, lima Bib Gourmand dan lima MICHELIN Selected. |
|---|---|
| Bintang | Tidak satu pun dari kesepuluh kedai itu berbintang, jadi tidak ada nasi ayam berbintang di Singapura saat ini. |
| Letak | Hanya dua kedai yang berada di jalur wisata biasa, keduanya di Chinatown, sedangkan delapan sisanya di kawasan permukiman. |
| Harga | Kesepuluhnya berada di kisaran harga paling rendah dalam panduan, dan rumah makan ber-AC memang lebih mahal daripada lapak pusat jajan. |
| Hari tutup | Banyak kedai libur hari Senin, dan gedung pusat jajannya sendiri juga ditutup untuk pembersihan mulai hari Senin. |
| Halal | Status sertifikasi kesepuluh kedai tidak dapat dipastikan dari sumber resmi, jadi logo di kedai perlu diperiksa sendiri. |
1. Sepuluh kedai di panduan MICHELIN, hanya dua di jalur wisata
2. Bedanya dengan nasi ayam yang sudah dikenal di Indonesia
3. Hidangan yang masuk daftar warisan budaya takbenda
4. Cara memasak ayamnya dan lapisan bening di bawah kulit
5. Nasinya ditanak dengan lemak dan kaldu, dan aromanya berbeda tiap kedai
6. Tiga jenis ayam, dan mana yang sebaiknya dipesan
7. Sambal, jahe, kecap asin, dan pelengkap yang bisa ditambah
8. Daftar sepuluh kedai: peringkat, gedung, dan nomor unitnya
9. Letak kesepuluh kedai: dua di Chinatown, delapan di kawasan permukiman
10. Dua dari tujuh belas kedai yang tidak pernah absen adalah nasi ayam
11. Nama besar yang ternyata tidak ada di daftar
12. Harga sepiring, dan kenapa angkanya pernah terlihat menurun
13. Enam gerai Tian Tian dan hari tutupnya yang berbeda-beda
14. Maxwell punya dua kedai nasi ayam, dan hari liburnya tidak sama
15. Jebakan hari Senin: gedung pusat jajan ditutup untuk pembersihan
16. Tiga rumah makan untuk yang butuh kursi, pendingin, dan jam panjang
17. Halal: apa yang bisa kami pastikan dan apa yang harus Anda periksa sendiri
18. Cara memesan supaya porsinya pas dan harganya masuk akal
19. Jam terbaik untuk datang, dan risiko kehabisan ayam
20. Nasi ayam di Bandara Changi dan di dalam pesawat

1. Sepuluh kedai di panduan MICHELIN, hanya dua di jalur wisata
Dari 307 tempat yang masuk seleksi MICHELIN Guide Singapore edisi berjalan, yang menjual nasi ayam Hainan ada sepuluh, dan hanya dua di antaranya berada di jalur wisata biasa. Lima kedai memegang Bib Gourmand, lima lainnya berstatus MICHELIN Selected, dan tidak satu pun berbintang. Dua yang mudah dijangkau dari pusat kota sama-sama berada di Chinatown. Delapan sisanya tersebar di kawasan permukiman, mulai dari Yishun di utara, Jurong EastPeta di barat, sampai Queenstown, Holland, Balestier, dan Tiong Bahru. Edisi yang sama memuat 6 kedai bak kut teh dan tidak satu pun berbintang. Keenamnya dan jenis kuahnya ada di panduan bak kut teh kami.
Pembaca yang menginap di sekitar Orchard atau Bugis sebaiknya tahu hal ini sejak awal menyusun rencana. Tidak ada satu pun kedai dalam daftar yang berdiri di dua kawasan itu. Makan di kedai yang masuk panduan hampir selalu berarti naik MRT lima belas sampai empat puluh menit sekali jalan. Cara paling hemat waktu adalah menempelkan kunjungan itu pada rencana lain di kawasan yang sama, misalnya belanja di pasar atau melihat perumahan rakyat, supaya perjalanannya tidak habis untuk satu piring saja.
Ongkos makannya sendiri kecil. Kesepuluh kedai berada di kisaran harga paling rendah dalam panduan, dan delapan di antaranya berjualan dari lapak di dalam pusat jajan yang tidak berpendingin ruangan dan tidak menarik biaya layanan. Satu piring di sana setara semangkuk mi di kedai biasa.
Artikel ini menjawab lima hal berurutan: kedai mana yang masuk daftar dan di gedung mana letaknya, berapa uang yang perlu disiapkan, hari apa pintunya tertutup, bagaimana cara memesan supaya porsinya pas, dan nama-nama terkenal mana yang ternyata sudah tidak ada di daftar sekarang.
Dua hal yang paling sering membuat rencana gagal
Yang pertama hari Senin. Banyak kedai libur pada hari itu, dan gedung pusat jajannya sendiri juga ditutup untuk pembersihan mulai hari Senin. Yang kedua jam tutup yang tidak selalu ditepati. Kalau ayam yang direbus hari itu sudah habis, kedai menutup lapak lebih awal tanpa pengumuman apa pun, dan itu paling sering terjadi di kedai yang ramai.
2. Bedanya dengan nasi ayam yang sudah dikenal di Indonesia
Yang paling berbeda ada di nasinya: butirannya ditumis lebih dulu dengan lemak ayam, lalu ditanak memakai kaldu ayam, sehingga rasanya sudah penuh sebelum ayamnya disentuh. Ke dalam tanakan itu masuk jahe, bawang putih, dan daun pandan. Karena itulah banyak orang di Singapura menilai sebuah kedai dari nasinya lebih dulu, dan ada pembeli yang memesan nasi tambahan tanpa lauk apa pun.
Hal kedua yang baru bagi pembaca Indonesia, ayamnya tidak hanya satu macam. Di lapak yang sama sering tersedia ayam rebus, ayam panggang, dan ayam kecap, dan pembeli memilih saat memesan. Kalau tidak menyebutkan apa-apa, yang keluar biasanya ayam rebus, karena itu yang paling umum dipesan orang setempat.
Hal ketiga, hidangan sesederhana ini masuk seleksi panduan restoran internasional. Sepuluh kedai nasi ayam terdaftar di panduan MICHELIN Singapura, dan sebagian besar berjualan dari lapak dengan meja plastik serta nampan. Hidangan Singapura lain yang sering dicari wisatawan, misalnya kepiting saus cabai, justru dijual di rumah makan dengan harga berlipat.
Di luar tiga hal itu, bentuknya sama dengan yang sudah dikenal di rumah: ayam, nasi, sambal, dan sup bening. Tidak ada yang perlu dipelajari sebelum memesan. Yang perlu disiapkan hanya pengetahuan soal letak kedainya dan jam bukanya.
Kenapa dua kedai yang sama-sama bagus bisa terasa berlainan
Perbedaannya datang dari tiga titik. Berapa lama ayam direndam setelah direbus menentukan tekstur kulitnya. Seberapa banyak lemak yang masuk ke nasi menentukan berat rasanya. Dan seberapa asam serta pedas sambalnya menentukan kesan keseluruhan. Dua kedai bisa memakai cara yang sama persis dan tetap berbeda hasilnya karena tiga takaran tersebut.
Karena itu, membandingkan dua kedai dalam satu hari sebenarnya mungkin dilakukan, terutama kalau keduanya berada di gedung yang sama. Pesan setengah porsi di masing-masing lapak, lalu bandingkan nasinya lebih dulu sebelum dagingnya.
3. Hidangan yang masuk daftar warisan budaya takbenda
Dewan Warisan Nasional Singapura memasukkan nasi ayam Hainan ke inventaris warisan budaya takbenda sebagai warisan kuliner, dengan nomor ICH-064. Artinya negara mencatat hidangan ini sebagai bagian dari kebudayaan yang diwariskan, bukan hanya sebagai menu rumah makan. Catatan itu berisi asal usul, cara memasak, dan nama kedai awal yang menjualnya.
Asalnya adalah ayam Wenchang dari Pulau Hainan di Tiongkok selatan. Perantau Hainan membawanya ke Singapura pada abad ke-19 sampai awal abad ke-20, lalu bentuknya berubah mengikuti bahan dan selera setempat. Yang bertahan dari kampung asalnya adalah cara merebus ayam utuh dan menanak nasi dengan kaldu.
Sampai tahun 1940-an hidangan ini hanya dimasak keluarga Hainan pada hari istimewa, jadi orang di luar lingkungan itu jarang memakannya. Setelah perang berakhir pada 1945, banyak orang mulai menjualnya di kaki lima, dan sejak itu nasi ayam menyebar ke seluruh pulau dan menjadi makanan sehari-hari siapa saja.
Kedai awal yang tercatat dalam dokumen warisan itu ada tiga: Yet Con, Chin Chin Eating House, dan Swee Kee. Ketiganya dibuka pada tahun 1930-an dan 1940-an, pada masa hidangan ini masih baru keluar dari dapur keluarga.
Dari meja keluarga ke lapak kaki lima
Perpindahan itu mengubah bentuk porsinya. Di rumah, ayam disajikan utuh untuk banyak orang. Di kaki lima, penjual harus memotongnya menjadi porsi satu orang yang bisa dibayar dengan uang kecil, dan dari situ lahir bentuk sepiring nasi dengan beberapa iris ayam yang sekarang dijual di mana-mana. Bentuk per ekor tidak hilang, tetapi berpindah ke rumah makan yang punya meja lebih besar.
Pencatatan sebagai warisan juga menjelaskan kenapa hidangan ini terus dibicarakan di Singapura. Nasi ayam dipakai sebagai contoh dalam pembicaraan tentang jati diri kuliner negara itu, dan nama-nama kedainya diingat lintas generasi.

4. Cara memasak ayamnya dan lapisan bening di bawah kulit
Cara Hainan yang asli adalah merebus ayam sampai matang lalu merendamnya dalam air bersuhu ruang sekitar tiga puluh menit. Perendaman itu menghentikan proses matang dari dalam sehingga dagingnya tidak menjadi kering, dan pada saat yang sama membuat teksturnya merata dari dada sampai paha.
Pengaruh masakan Kanton menambahkan satu langkah lagi, yaitu perendaman dalam air es. Hasilnya kulit yang licin, dan di bawah kulit itu terbentuk lapisan bening yang teksturnya seperti agar. Lapisan itulah yang dicari banyak pembeli tetap, dan keberadaannya sering dipakai untuk menilai apakah sebuah kedai mengerjakan tahapannya dengan benar.
Karena dua tahap perendaman itu, ayam rebus tidak disajikan panas. Suhunya sedikit di bawah suhu ruang atau sama dengan itu, dan hal ini kadang mengagetkan pembeli yang baru pertama kali datang. Yang panas di dalam satu porsi hanya nasinya dan supnya.
Kedai yang berbeda berhenti di tahap yang berbeda. Ada yang tetap memakai cara lama tanpa air es, ada yang memakai keduanya. Salah satu kedai Bib Gourmand di kawasan Holland bahkan dicatat penilai karena caranya tidak berubah sejak hari pertama buka.
Kenapa ayamnya tidak disajikan panas
Daging ayam yang terus panas akan melanjutkan proses matang dan seratnya mengeras. Perendaman menghentikan hal itu pada titik yang diinginkan juru masak. Jadi ayam yang terasa sejuk di mulut adalah tanda tahapannya dikerjakan, bukan tanda makanan yang didiamkan terlalu lama.
5. Nasinya ditanak dengan lemak dan kaldu, dan aromanya berbeda tiap kedai
Urutannya selalu sama: lemak ayam dilelehkan lebih dulu, beras ditumis di dalamnya sampai butirannya berlapis, lalu ditanak dengan kaldu rebusan ayam. Jahe, bawang putih, dan daun pandan masuk pada tahap menanak. Nasi yang jadi tidak lengket dan butirannya terpisah, jadi bisa dimakan dengan sendok tanpa menggumpal.
Aromanya berbeda di tiap kedai karena takaran bumbunya berbeda. Satu kedai Bib Gourmand di Tiong Bahru memasak nasinya dengan kunyit, sehingga warnanya lebih kuning dan aromanya lebih tajam. Satu kedai di Chinatown justru menonjolkan bawang putih. Kedai di Jurong East mengikuti cara yang paling umum, yaitu kaldu dan lemak ayam saja.
Di pusat jajan, nasi biasanya diletakkan langsung di piring dengan ayam di atasnya. Di rumah makan, nasinya sering datang dalam mangkuk terpisah berbentuk bulat, sedangkan ayamnya di piring sendiri. Isinya sama, yang berbeda hanya cara menghidangkan.
Banyaknya lemak dalam nasi juga yang membuat sebagian orang merasa cepat kenyang. Kalau Anda berencana makan di dua tempat dalam satu hari, pesan porsi kecil di tempat pertama, atau pesan ayamnya saja tanpa nasi di tempat kedua.
Cara cepat menilai nasi sebuah kedai
Lihat butirannya. Nasi yang dikerjakan dengan benar terlihat mengilap tipis dan butirannya lepas satu sama lain. Kalau nasinya menggumpal dan terlihat kusam, biasanya kaldu yang dipakai encer atau nasinya sudah lama berada di wadah penghangat.
Penciuman juga cukup jujur di sini. Nasi yang baru keluar dari penanak beraromakan jahe dan pandan dari jarak dekat. Kalau yang tercium hanya minyak, rasanya kemungkinan besar juga berat di lidah.
6. Tiga jenis ayam, dan mana yang sebaiknya dipesan
Ada tiga jenis yang lazim dijual: rebus, panggang, dan kecap, dan pembeli memilih pada saat memesan. Ayam rebus adalah bentuk aslinya dan yang paling banyak dijual. Ayam panggang lebih disukai orang yang menginginkan kulit renyah. Ayam kecap datang dari jalur masakan Kanton dan warnanya paling gelap.
| Jenis | Cara memasak | Yang terasa |
|---|---|---|
| Rebus (ayam putih) | Direbus sampai matang lalu direndam air dingin | Paling umum. Kulitnya kenyal, dagingnya lembut, rasanya paling bersih. |
| Panggang | Dibumbui lada hitam dan garam, dikeringkan, lalu digoreng utuh | Kulitnya renyah dan hangat. Banyak kedai mau memberi setengah panggang setengah rebus. |
| Kecap | Dimasak dalam kecap berempah gelap dengan gula batu | Jalur Kanton. Warnanya pekat dan rasanya manis. |
Kalau ini kunjungan pertama Anda, pesan yang rebus. Itu bentuk yang dinilai penilai panduan dan yang menjadi dasar reputasi hampir semua kedai dalam daftar. Setelah itu baru coba yang panggang di kedai yang memang mengandalkan panggangan, misalnya satu lapak di Mei Ling MarketPeta yang justru dikenal karena nasi ayam panggang bakarnya. Bahasa Inggris pendek untuk memesan dan sisa bahasa Melayu serta Hokkien di menu ada di bahasa apa yang dipakai di Singapura.
Lapak yang menjual ayam panggang biasanya juga menggantung daging panggangan lain di lemari kaca, misalnya char siew yang diolesi madu. Jadi kalau Anda melihat beberapa jenis daging tergantung berjajar, itu tanda lapaknya mengerjakan panggangan secara serius, dan sekaligus tanda Anda perlu memeriksa isi etalasenya lebih teliti.
Setengah dan setengah
Permintaan setengah rebus dan setengah panggang diterima di banyak kedai, dan itu cara termudah mencoba dua jenis sekaligus tanpa memesan dua porsi. Sebutkan permintaan itu di awal, sebelum daging dipotong. Kalau kedainya hanya menjual satu menu tunggal, permintaan seperti ini tidak bisa dilayani.
Ayam kecap paling jarang ditemukan di kedai nasi ayam biasa dan lebih sering muncul di lapak panggangan Kanton. Rasanya manis dan cocok dimakan dengan nasi putih biasa, tetapi kalau dipasangkan dengan nasi berlemak hasilnya bisa terasa berat bagi sebagian orang.
7. Sambal, jahe, kecap asin, dan pelengkap yang bisa ditambah
Satu porsi selalu datang dengan tiga cocolan: sambal cabai, jahe parut, dan kecap asin yang pekat. Ketiganya diletakkan di piring kecil terpisah, dan pembeli meraciknya sendiri. Kebanyakan orang setempat mencampur sambal dengan sedikit jahe parut, lalu menuangkan kecap asin langsung ke atas ayam.
Sambalnya bukan sambal yang sangat pedas. Rasanya lebih condong ke asam dari perasan jeruk nipis, dengan pedas yang datang belakangan. Pembaca Indonesia yang terbiasa dengan sambal di rumah biasanya merasa sambal ini ringan, jadi tidak perlu ragu memakainya banyak.
Jahe parut adalah bagian yang paling sering dilewati pengunjung baru, padahal justru ini yang menyeimbangkan lemak di nasi. Satu kedai Bib Gourmand di kawasan Holland dicatat penilai karena saus jahenya digiling sendiri, dan itu memang terasa dari teksturnya yang lebih halus.
Selain cocolan, satu porsi biasanya disertai semangkuk sup bening dan beberapa iris timun. Supnya dibuat dari air rebusan ayam, jadi rasanya asin ringan. Ada kedai yang menambahkan sup tim sebagai menu terpisah, dan ada satu kedai di Jurong East yang menyajikan porsinya dengan nanas dan tomat di samping timun.
Pelengkap yang bisa dipesan tambahan
Yang paling sering ada di papan menu: telur kecap, tahu, tauge, kailan, dan acar. Telur kecap dan tahu dimasak dalam kuah yang sama dengan ayam kecap. Kailan dan tauge biasanya hanya direbus sebentar lalu disiram sedikit minyak dan kecap asin, dan porsinya cukup untuk dua orang.
Kalau Anda datang bertiga atau lebih, satu piring sayur membuat mejanya jauh lebih seimbang dengan tambahan biaya yang kecil. Di lapak pusat jajan, pesan semuanya sekaligus di depan supaya tidak perlu mengantre dua kali.

8. Daftar sepuluh kedai: peringkat, gedung, dan nomor unitnya
Berikut kesepuluh kedai nasi ayam yang masuk seleksi MICHELIN Guide Singapore edisi berjalan, lengkap dengan gedung dan nomor unitnya. Lima yang pertama memegang Bib Gourmand, lima berikutnya berstatus MICHELIN Selected. Nomor unit penting dibawa karena sebagian besar pusat jajan ini punya lebih dari seratus lapak dan papan penunjuknya kecil.
| Kedai | Peringkat | Lokasi | Unit | Catatan penilai |
|---|---|---|---|---|
| Tian Tian Hainanese Chicken RicePeta | Bib Gourmand | Maxwell Food CentrePeta | 01-10/11 | Antrean panjang. Kulit kenyal, nasi berlemak, sausnya bagus. Penilai menyarankan memesan setengah ekor untuk berbagi. |
| Tiong Bahru Hainanese Boneless Chicken RicePeta | Bib Gourmand | Tiong Bahru MarketPeta, lantai atas | 02-82 | Nasi beraroma kunyit, lemak di bawah kulit sedikit, ayam panggang juga dijual. |
| Margaret Drive Sin Kee Chicken Rice | Bib Gourmand | Holland DrivePeta | 01-39 | Caranya tidak berubah sejak hari pertama buka. Saus jahenya digiling sendiri. |
| Ji De Lai Hainanese Chicken Rice | Bib Gourmand | Chong Pang MarketPeta, Yishun | 01-152 | Menjual panggang dan kukus. Butiran nasinya terpisah. Tersedia paket. |
| Boon Tong KeePeta (Balestier Road) | Bib Gourmand | Balestier, rumah makan | – | Papan neonnya terlihat dari jauh. Cabangnya bertambah, dan gerai inilah yang pertama. |
| People’s Park Hainanese Chicken Rice | Selected | People’s Park, Chinatown | 01-1098 | Juga menjual panggangan Kanton. Nasinya beraroma bawang putih. Ada sup tim. |
| Heng Long BBQ Chicken Rice | Selected | Mei Ling Market, Queenstown | 02-42 | Andalannya nasi ayam panggang bakar. Ada char siew madu dan ayam rebus air garam. |
| Hup Hong Chicken Rice | Selected | Yuhua VillagePeta, Jurong East | 01-51 | Bisa pilih panggang atau rebus. Nasinya ditanak dengan kaldu dan lemak ayam. |
| Xing Yun Hainanese Boneless Chicken Rice | Selected | Yuhua MarketPeta, Jurong East | 01-202 | Disajikan dengan nanas, tomat, dan timun. |
| Zi Jing Cheng Hainanese Boneless Chicken Rice | Selected | Alexandra VillagePeta Food Centre | 01-15 | Hanya satu menu. Tersedia paket untuk satu sampai tiga orang. |
Tiga di antaranya menyajikan ayam tanpa tulang, yaitu yang di Tiong Bahru, Yuhua Market, dan Alexandra Village. Itu pilihan yang nyaman kalau Anda makan sendirian sambil memegang ponsel, atau membawa anak kecil yang belum bisa memisahkan daging dari tulang.
Satu nama perlu diperhatikan karena bisa menyesatkan. Margaret Drive Sin Kee memakai kata Margaret Drive pada namanya, tetapi alamatnya ada di Holland Drive. Kalau Anda mencari berdasarkan nama saja, aplikasi peta bisa mengarahkan ke tempat yang salah.
Yang perlu dicatat sebelum berangkat
Bawa tiga hal: nama lengkap kedainya, nama lengkap gedungnya, dan nomor unitnya. Ketiganya ada di tabel di atas. Di dalam gedung, nomor unit jauh lebih berguna daripada nama kedai, karena lorongnya diberi nomor berurutan sementara papan namanya sering tertutup asap dan spanduk.
Dari kesepuluhnya, satu berdiri sebagai rumah makan biasa dengan kursi dan pelayan, yaitu yang di Balestier. Sembilan sisanya berupa lapak di dalam pusat jajan. Perbedaan itu berpengaruh pada harga dan pada cara memesan, dan dibahas terpisah di bagian selanjutnya.
9. Letak kesepuluh kedai: dua di Chinatown, delapan di kawasan permukiman
Dua kedai berada di Chinatown, dan delapan lainnya tersebar di kawasan tempat tinggal warga yang jarang dilewati wisatawan. Dua yang di Chinatown adalah Tian Tian di Maxwell Food Centre dan satu lapak di kompleks People’s Park. Keduanya bisa dicapai dengan berjalan kaki dari stasiun MRT dan bisa digabung dengan rencana jalan-jalan di kawasan yang sama.
Sisanya menyebar ke segala arah. Satu di Yishun, di ujung utara. Dua di Jurong East, di sisi barat. Dua mengarah ke Queenstown, yaitu Mei Ling Market dan Alexandra Village Food Centre. Satu di Holland Drive, satu di Tiong Bahru, dan satu lagi di Balestier. Semua itu adalah kawasan permukiman dengan blok rumah susun, pasar basah, dan pusat jajan yang ramai pada jam makan warga.
Dua kedai di Jurong East perlu perhatian khusus. Hup Hong berada di Yuhua Village Market and Food Centre, sedangkan Xing Yun berada di Yuhua Market and Hawker Centre. Keduanya gedung yang berbeda meskipun namanya sama-sama memakai kata Yuhua. Salah gedung berarti berjalan kaki tambahan yang tidak perlu, jadi catat nama lengkapnya.
Karena sebarannya seperti itu, memilih kedai sebaiknya dimulai dari rencana hari itu, bukan dari peringkat di panduan. Kalau hari itu Anda ke barat, dua kedai di Jurong East adalah pilihan yang wajar. Kalau hari itu Anda keliling Chinatown, dua kedai di sana sudah cukup.
Waktu tempuhnya seperti apa
Semua kedai dalam daftar berada dekat stasiun MRT atau halte bus yang dilayani sering. Dari pusat kota, perjalanan paling pendek ke Chinatown hanya beberapa menit, sedangkan yang paling jauh ke Yishun atau Jurong East memakan waktu sekitar empat puluh menit sekali jalan ditambah jalan kaki dari stasiun.
Kalau Anda menginap di sekitar Orchard atau Bugis, tidak ada kedai dalam daftar yang berada di kawasan itu. Pilihan terdekat dari Orchard adalah cabang salah satu kedai di sebuah pusat belanja, bukan gerai asalnya, dan hari tutupnya berbeda dari gerai asal.

10. Dua dari tujuh belas kedai yang tidak pernah absen adalah nasi ayam
Panduan MICHELIN di Singapura sudah mencapai edisi kesepuluh, dan dari 97 pemegang Bib Gourmand, ada 17 yang tidak pernah absen sejak edisi pertama. Dua di antaranya kedai nasi ayam, yaitu Tian Tian dan Tiong Bahru Hainanese Boneless. Tidak ada hidangan lain yang menyisakan dua wakil di kelompok itu.
Artinya bertahan sepuluh edisi berturut-turut. Penilai berganti, pembeli berganti, harga bahan naik, tetapi dua kedai itu tetap dinilai layak masuk setiap tahun. Untuk pembeli, catatan seperti ini lebih berguna daripada peringkat satu tahun saja, karena menunjukkan hasil yang stabil.
Gelar Bib Gourmand sendiri diberikan untuk tempat yang makanannya dinilai bagus dengan harga yang terkendali. Jadi kelompok ini memang berisi kedai kecil dan lapak pusat jajan, bukan restoran dengan taplak putih. Nasi ayam masuk ke sana dengan mudah karena harga sepiringnya memang rendah.
Kalau Anda hanya punya waktu untuk satu kedai dan ingin pilihan yang paling kecil risikonya, dua nama itu jawabannya. Keduanya juga kebetulan paling mudah dijangkau di antara kelompok Bib Gourmand, satu di Chinatown dan satu di Tiong Bahru.
Apa beda Bib Gourmand dan MICHELIN Selected
Bib Gourmand punya syarat harga dan syarat mutu sekaligus. MICHELIN Selected berarti penilai memasukkan tempat itu ke dalam seleksi dan merekomendasikannya, tanpa memberi peringkat lain. Keduanya sama-sama berarti tempat itu sudah dikunjungi dan dinilai, jadi lima kedai berstatus Selected dalam daftar ini tidak perlu dianggap kelas dua.
Yang tidak ada di daftar ini adalah bintang. Tidak satu pun kedai nasi ayam dalam seleksi edisi berjalan memegang bintang, jadi kalimat promosi mana pun yang menjanjikan nasi ayam berbintang perlu diperiksa ulang sebelum dipercaya.
11. Nama besar yang ternyata tidak ada di daftar
Beberapa nama yang paling sering muncul dalam pencarian justru tidak terdaftar dalam seleksi edisi berjalan. Kami memeriksa seluruh tempat dalam seleksi satu per satu, dan nama-nama berikut tidak muncul. Itu keterangan tentang daftar, bukan penilaian tentang rasa.
| Nama | Hasil pemeriksaan |
|---|---|
| Hawker ChanPeta (Liao Fan) | Gerainya di Chinatown ComplexPeta pernah memegang bintang satu dan dikenal sebagai santapan berbintang MICHELIN termurah di dunia, dengan harga S$2,50 sepiring. Bintang itu kemudian hilang, dan baik gerai tersebut maupun kedai di Smith Street tidak ada dalam seleksi edisi berjalan. |
| Wee Nam Kee | Tidak terdaftar. Catatan warisan menyebut nama ini sebagai contoh hidangan yang menyeberang ke luar negeri. |
| Loy KeePeta | Tidak terdaftar, meskipun rumah makannya di Balestier Road masih berjalan setiap hari. |
| Five StarPeta | Tidak terdaftar, meskipun namanya sering muncul dalam pembicaraan soal makan larut malam. |
| Yet Con, Chin Chin, Swee Kee | Tidak terdaftar. Ketiganya kedai tahun 1930-an sampai 1940-an yang tercatat dalam dokumen warisan. |
Kesimpulannya sederhana: ketenaran dan daftar panduan sudah tidak berjalan beriringan di Singapura. Nama yang paling banyak difoto turis belum tentu ada di seleksi, dan kedai yang antreannya hanya berisi warga sekitar justru banyak yang masuk.
Karena itu, kalau Anda menyusun rencana dari daftar yang beredar di media sosial, periksa ulang apakah nama itu memang ada di seleksi edisi berjalan. Sebagian daftar yang beredar masih memakai keterangan lama dari beberapa edisi sebelumnya.
Kalau tetap ingin datang ke nama yang tidak terdaftar
Tidak ada salahnya. Gerai di Chinatown Complex masih berjualan dan harganya termasuk paling murah di kota itu, dan dua rumah makan di Balestier Road serta East Coast Road punya jam buka yang jauh lebih panjang daripada lapak pusat jajan. Yang perlu dihindari hanya kalimat yang menyebut tempat itu sebagai pilihan panduan sekarang.
Nama-nama tahun 1930-an dan 1940-an punya nilai lain lagi. Ketiganya tercatat sebagai kedai awal dalam dokumen warisan, jadi kunjungan ke sana lebih dekat ke minat sejarah daripada ke pencarian piring terbaik.
12. Harga sepiring, dan kenapa angkanya pernah terlihat menurun
Harga sepiring nasi ayam dihitung resmi oleh badan statistik Singapura, karena hidangan ini termasuk barang dalam keranjang indeks harga konsumen. Jadi ada angka rata-rata tahunan yang bisa dipakai sebagai patokan, bukan hanya perkiraan penjual. Tabel di bawah menampilkan rata-rata itu bersama secangkir kopi susu kental manis sebagai pembanding.
| Barang | 2015 | 2021 | 2023 | 2025 |
|---|---|---|---|---|
| Nasi ayam, sepiring | S$3,21 | S$3,54 | S$4,15 | S$4,14 |
| Kopi susu kental manis, secangkir | S$1,09 | S$1,19 | S$1,34 | S$1,39 |
Ada satu titik di tabel itu yang terlihat seperti penurunan harga. Itu keliru dibaca begitu. Keranjang survei disusun ulang secara berkala sehingga gerai dan jenis yang disurvei berganti, dan lembaga yang menerbitkannya sendiri mencantumkan catatan bahwa angka sebelum dan sesudah penyusunan ulang tidak bisa dibandingkan langsung. Kenaikan yang nyata terlihat pada rentang yang berada dalam keranjang yang sama.
Untuk keperluan sehari-hari, patokan itu sudah cukup. Harga di lapak pusat jajan berputar di sekitar rata-rata tersebut, sedikit lebih murah di kawasan permukiman dan sedikit lebih mahal di gedung yang ramai turis. Rumah makan ber-AC memasang harga lebih tinggi karena porsinya dijual per ekor atau setengah ekor bersama nasi dan sup.
Kalau sebuah usaha tidak mengumumkan harganya, kami tidak mengarang angka. Yang bisa dikatakan adalah kisarannya: kesepuluh kedai dalam daftar panduan berada di kisaran paling rendah, dan makan di sana tidak akan mengganggu anggaran harian siapa pun. Pembaca yang menyusun perjalanan hemat bisa melihat cara menekan biaya harian di Singapura untuk gambaran yang lebih lengkap.
Cara membayar di lapak
Sebagian besar lapak sekarang menerima pembayaran tanpa uang tunai lewat kode QR, tetapi tidak semuanya, dan beberapa lapak lama hanya menerima uang kertas dan koin. Bawa uang kecil secukupnya untuk berjaga-jaga, terutama di pusat jajan di kawasan permukiman. Kembalian dalam pecahan besar kadang tidak tersedia di jam sibuk.
Kalau memesan per ekor di rumah makan, harganya dihitung dari berat ayam, jadi angkanya bisa berbeda antara satu meja dan meja lain. Tanyakan lebih dulu kalau Anda ingin memastikan totalnya sebelum pesanan dibuat.

13. Enam gerai Tian Tian dan hari tutupnya yang berbeda-beda
Tian Tian punya enam gerai, dan hari tutupnya berbeda di tiap tempat, jadi nama kedai saja tidak cukup untuk memastikan Anda bisa makan hari itu. Tabel berikut disusun dari halaman gerai resmi perusahaan. Hanya satu gerai yang tidak punya hari libur, dan gerai yang paling dekat dari Orchard justru tutup pada hari yang paling banyak dipakai orang untuk jalan-jalan.
| Gerai | Jam buka | Hari tutup |
|---|---|---|
| Jewel ChangiPeta AirportPeta (gerai utama) | 10.00 sampai 22.00, pesanan makan di tempat sampai 21.30 | Tidak pernah tutup |
| Maxwell Food Centre (gerai asal) | 10.00 sampai 20.00, pesanan sampai 19.30 | Senin |
| Simpang Bedok (ber-AC) | 10.00 sampai 20.00 | Senin |
| Clementi | 10.00 sampai 20.00 | Senin |
| Lucky Plaza lantai 6, Orchard | 09.30 sampai 19.30 | Minggu |
| Bishan | 10.00 sampai 19.00 | Minggu dan Senin |
Gerai asalnya dibuka di Maxwell Food Centre pada 1986 oleh Madam Foo Kui Lian. Pada 2013 ia memenangi adu masak kaki lima melawan Gordon Ramsay, dan Bib Gourmand gerai itu bertahan sejak edisi pertama panduan sampai sekarang. Gerai yang masuk daftar panduan adalah gerai asal ini, bukan cabangnya.
Untuk tamu yang menginap di Orchard, Lucky Plaza memang paling dekat dan bisa dicapai dengan berjalan kaki. Masalahnya gerai itu tutup hari Minggu, padahal hari itu justru hari ketika banyak orang punya waktu luang. Gerai Bishan lebih ketat lagi karena libur dua hari berturut-turut di akhir dan awal pekan.
Gerai bandara adalah satu-satunya yang buka setiap hari sampai malam. Kalau jadwal Anda padat dan tidak bisa mengatur waktu makan di kota, menyisakan urusan ini untuk hari keberangkatan adalah jalan keluar yang paling sederhana.
Kalau ingin merasakan gerai asal
Datanglah pada hari kerja di luar Senin, dan usahakan tiba sebelum jam makan siang dimulai atau setelah pukul dua siang. Antrean di gerai ini termasuk yang paling panjang di Maxwell, dan penilai panduan pun mencatat hal itu. Pesanan makan di tempat ditutup setengah jam sebelum gerai tutup, jadi datang menjelang jam tutup berisiko.
14. Maxwell punya dua kedai nasi ayam, dan hari liburnya tidak sama
Di Maxwell Food Centre ada dua kedai nasi ayam yang saling melengkapi: Tian Tian di unit 01-10/11 dan Ah TaiPeta di unit 01-07. Ah Tai dibuka oleh juru masak yang lama bekerja di Tian Tian, jadi caranya berasal dari dapur yang sama. Keduanya berjarak beberapa langkah di lorong yang sama.
Yang paling berguna untuk perencanaan, hari liburnya berbeda. Tian Tian tutup hari Senin, sedangkan Ah Tai tutup hari Selasa dan mulai berjualan sekitar pukul sebelas siang. Karena itu, kalau salah satu sedang libur, yang lain hampir pasti buka. Keterangan ini kami baca dari data usaha, bukan dari pengumuman resmi kedai, jadi sebaiknya tetap dipastikan di tempat sebelum Anda menyusun rencana yang ketat.
Maxwell sendiri adalah pusat jajan besar dengan lebih dari seratus lapak makanan matang dan tanpa lapak pasar basah. Artinya seluruh gedung berisi penjual makanan siap makan, dan pada jam makan siang hampir semua meja terisi. Kalau datang berdua, satu orang sebaiknya mencari meja lebih dulu sementara yang lain mengantre.
Membandingkan dua kedai dalam satu kunjungan sangat mungkin dilakukan di sini, dan inilah tempat paling mudah untuk melakukannya. Pesan porsi kecil di masing-masing lapak, lalu bandingkan nasinya lebih dulu. Perbedaan takaran lemak dan waktu perendaman terasa jelas kalau dimakan berdampingan.
Satu hal yang perlu dihitung soal hari Senin
Tian Tian libur hari Senin, dan gedung Maxwell juga ditutup untuk pembersihan mulai hari Senin pada triwulan tertentu. Dua hal itu bisa jatuh bersamaan, dan hasilnya pintu tertutup untuk kedua kedai sekaligus. Karena itu, jangan menaruh Maxwell dalam rencana hari Senin, sebaik apa pun sisa rencana hari itu.
Kalau hari Senin adalah satu-satunya hari kosong Anda, pilih kedai di gedung lain yang penutupan pembersihannya tidak jatuh pada triwulan itu, atau pilih rumah makan yang buka setiap hari. Dua jalan keluar itu dibahas di bagian berikutnya.
15. Jebakan hari Senin: gedung pusat jajan ditutup untuk pembersihan
Pusat jajan di Singapura ditutup total beberapa hari tiap triwulan untuk pembersihan menyeluruh, dan yang tutup adalah gedungnya, bukan kedainya. Selama masa itu tidak ada satu lapak pun yang berjualan, termasuk lapak yang hari itu sebenarnya tidak libur. Jadwalnya diatur pengelola gedung dan diumumkan di halaman resmi badan lingkungan hidup.
Kalau seluruh pusat jajan di negara itu dilihat bersamaan, penutupan pembersihan hampir selalu dimulai pada hari Senin. Kesembilan pusat jajan yang muncul dalam artikel ini pun semuanya memulai penutupan pada hari Senin. Yang berbeda hanya panjangnya, dari satu hari sampai lima hari.
| Pusat jajan | Lama penutupan tiap triwulan |
|---|---|
| Maxwell | Satu hari, dengan satu triwulan yang mencapai tiga hari |
| Tiong Bahru Market | Satu sampai dua hari |
| People’s Park | Dua hari |
| Holland Drive | Dua hari, dengan satu triwulan yang mencapai empat hari |
| Chong Pang | Dua hari, dengan satu triwulan yang mencapai empat hari |
| Yuhua Village | Dua hari, dengan satu triwulan yang mencapai lima hari |
| Yuhua Market | Dua hari, dengan satu triwulan yang mencapai empat hari |
| Alexandra Village | Satu hari |
Tanggal pastinya berubah tiap triwulan, jadi kami tidak mencantumkannya di sini. Halaman badan lingkungan hidup Singapura menerbitkan jadwal per gedung, dan itu sumber yang perlu Anda buka beberapa hari sebelum berangkat. Papan pengumuman di pintu masuk gedung juga memasang tanggalnya.
Dua gedung dengan bentuk yang berbeda
Maxwell adalah gedung besar berisi lapak makanan matang saja, tanpa pasar basah, jadi penutupannya berarti seluruh isi gedung berhenti. Tiong Bahru Market bentuknya kebalikan: pasar basah berada di lantai bawah dan pusat jajannya di lantai atas, sehingga pengunjung perlu naik dulu untuk menemukan lapak nasi ayam.
Perbedaan bentuk itu juga berpengaruh pada jam ramainya. Gedung yang punya pasar basah di bawah sudah ramai sejak pagi karena warga berbelanja lebih dulu, sedangkan gedung yang hanya berisi makanan matang baru padat menjelang jam makan siang.

16. Tiga rumah makan untuk yang butuh kursi, pendingin, dan jam panjang
Kalau Anda butuh kursi empuk, pendingin ruangan, atau jam buka yang panjang, tiga rumah makan berikut menjawab kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi lapak pusat jajan. Satu di antaranya masuk daftar panduan, dua lainnya tidak terdaftar tetapi sering dicari karena jam bukanya. Ketiganya menjual per ekor atau setengah ekor, jadi lebih cocok untuk rombongan.
Boon Tong Kee punya empat gerai, dan jam tutup makan siangnya berbeda di tiap gerai. Di Balestier pukul tiga sore, di Whampoa West pukul tiga kurang seperempat, dan di Bukit Timah pukul setengah tiga. Gerai Balestier buka terus tanpa jeda pada hari Sabtu dan hari libur umum. Gerai Balestier inilah yang masuk daftar panduan, dan gerai itu pula yang pertama dibuka sebelum cabangnya bertambah.
Loy Kee di Balestier Road buka dari pagi sampai malam tanpa jeda tengah hari, jadi cocok untuk makan di jam yang tidak biasa. Menurut keterangan resminya, sepasang suami istri asal Hainan memulainya pada 1953 dan sekarang generasi ketiga yang mengelola. Mereka sendiri menyebut diri sebagai nasi ayam Hainan tertua di Singapura, dan kami mencatatnya sebagai keterangan mereka, karena dasarnya tidak bisa kami buktikan.
Five Star di East Coast Road buka dari pagi sampai pukul dua dini hari, dan itu satu-satunya pilihan larut malam dalam artikel ini. Menurut keterangan resminya mereka memakai ayam kampung. Kawasan Katong dan East Coast memang ramai sampai larut, jadi kunjungan ke sini mudah digabung dengan rencana makan malam yang panjang.
Kapan rumah makan lebih masuk akal daripada lapak
Tiga keadaan. Pertama, kalau Anda datang berempat atau lebih dan ingin duduk bersama tanpa berebut meja. Kedua, kalau cuaca sedang panas sekali dan Anda butuh ruang berpendingin. Ketiga, kalau jam makan Anda jatuh di luar jam lapak pusat jajan, misalnya larut malam atau sore menjelang petang.
Harganya memang lebih tinggi, tetapi yang dibayar adalah porsi yang lebih besar dan tempat duduk yang pasti. Untuk rombongan, selisihnya per orang sering kali tidak sebesar yang dibayangkan, apalagi kalau memesan satu ekor bersama sayur dan tahu.
17. Halal: apa yang bisa kami pastikan dan apa yang harus Anda periksa sendiri
Status sertifikasi kesepuluh kedai dalam daftar panduan tidak dapat dipastikan dari sumber resmi, jadi kami tidak menyatakan halal maupun tidak halal untuk satu pun di antaranya. Ini bagian yang paling penting untuk pembaca Muslim, dan kami memilih menuliskannya apa adanya. Yang bisa kami berikan adalah cara memeriksa yang bisa Anda lakukan sendiri di tempat.
Catatan warisan tentang hidangan ini menyebutkan bahwa versi halal dari nasi ayam Hainan memang ada di Singapura. Jadi mencari nasi ayam yang bersertifikat bukan hal yang mustahil. Yang tidak bisa kami lakukan adalah menempelkan keterangan itu pada kedai tertentu dalam daftar panduan tanpa sumber resmi yang menyebut nama kedainya.
Cara memeriksanya begini. Sertifikasi di Singapura selalu ditandai logo resmi yang dipasang di lapak atau di dinding rumah makan, biasanya di dekat papan menu, kaca depan, atau meja kasir. Logo itu berlaku untuk satu tempat usaha, bukan untuk nama merek secara keseluruhan, jadi satu cabang bisa punya sertifikat sementara cabang lain tidak. Kalau logonya tidak ada, anggap statusnya tidak diketahui dan jangan menebak.
Ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Banyak kedai nasi ayam menjual daging babi panggang di lapak yang sama, sering kali tergantung di lemari kaca bersama ayamnya. Peralatan masak dan talenannya pun bisa dipakai bersama. Kami menyampaikan ini apa adanya supaya Anda bisa memutuskan sendiri, dan pembaca yang ingin daftar tempat makan yang lebih pasti bisa membuka panduan makan halal kami untuk Singapura.
Kalau ragu di depan lapak
Bertanya langsung kepada penjual adalah cara yang wajar dan biasa dilakukan di Singapura, dan pertanyaan tentang sertifikat tidak dianggap aneh. Kalau jawabannya kurang jelas, mintalah ditunjukkan logo sertifikatnya. Penjual yang punya sertifikat biasanya menunjuknya dengan cepat karena logo itu dipasang di tempat terlihat.
Kalau Anda sedang tidak ingin mengambil risiko sama sekali, rumah makan dan food court besar di pusat belanja biasanya lebih mudah diperiksa karena logo sertifikat dipasang di depan gerai dan daftar gerainya diumumkan pengelola. Pilihan itu ada di luar daftar sepuluh kedai dalam artikel ini.
18. Cara memesan supaya porsinya pas dan harganya masuk akal
Di pusat jajan, satuan penjualan yang paling umum adalah sepiring, tetapi untuk dua orang atau lebih sebaiknya pesan setengah atau satu ekor lalu minta nasi sejumlah orang. Sepiring berisi beberapa iris ayam di atas nasi, dan jumlah dagingnya kecil. Memesan per ekor membuat porsi dagingnya jauh lebih banyak dengan selisih harga yang tidak sebanding, dan penilai panduan pun menyarankan cara ini.
Urutan menyebutkannya sederhana. Sebutkan jenis ayamnya lebih dulu, lalu jumlahnya, lalu jumlah nasi. Kalau ingin campuran, sebutkan sejak awal sebelum dagingnya dipotong. Permintaan setengah rebus dan setengah panggang diterima di banyak kedai, dan itu cara termudah mencoba dua jenis sekaligus.
Beberapa kedai menjual paket yang sudah ditentukan isinya, misalnya lapak di Chong Pang Market dan lapak di Alexandra Village Food Centre yang menyediakan paket untuk satu sampai tiga orang. Paket seperti itu memudahkan kalau Anda tidak ingin menghitung sendiri, dan biasanya sudah termasuk nasi, sup, dan sayur.
Pengunjung yang jalan sendirian punya jalan yang paling mudah: pesan sepiring, dan kalau masih lapar tambahkan satu piring sayur atau telur kecap. Untuk satu orang, memesan per ekor jarang masuk akal kecuali Anda berencana membawa sisanya pulang, dan itu pun hanya nyaman kalau penginapan Anda punya lemari pendingin.
Satu kalimat yang berguna di depan lapak
Sebut jumlah orang Anda lebih dulu, lalu tanyakan berapa yang sebaiknya dipesan. Penjual di pusat jajan terbiasa menjawab pertanyaan itu setiap hari dan biasanya menyebut angka yang pas, karena mereka tidak ingin pembeli kembali mengeluh porsinya terlalu sedikit atau terlalu banyak.
Satu hal lagi. Kalau kedainya hanya punya satu menu tunggal, tidak ada yang perlu diputuskan selain jumlah porsi. Lapak seperti itu ada dalam daftar, dan justru paling cepat dilayani karena tidak ada pilihan yang perlu ditanyakan.
19. Jam terbaik untuk datang, dan risiko kehabisan ayam
Jam makan siang adalah waktu paling padat, dan di kedai terkenal antreannya bisa memakan waktu cukup lama. Kalau jadwal Anda memungkinkan, datanglah sebelum jam makan siang dimulai atau setelah lewat pukul dua siang. Selisih satu jam saja sudah cukup mengubah panjang antrean di lapak yang ramai.
Risiko yang lebih besar justru datang di sore hari. Kedai nasi ayam menyiapkan sejumlah ayam untuk hari itu, dan kalau persediaannya habis, lapaknya ditutup lebih awal tanpa pengumuman. Jam tutup yang tertulis di papan adalah batas paling lambat, bukan jaminan. Datang satu jam sebelum jam tutup sudah termasuk berisiko di kedai yang laris.
Untuk makan pagi, nasi ayam bukan pilihan yang lazim di Singapura, dan sebagian besar kedai dalam daftar baru buka menjelang tengah hari. Pembaca yang bangun pagi dan ingin sarapan lebih dulu bisa melihat pilihan sarapan pagi di Singapura lalu menyimpan nasi ayam untuk makan siang.
Untuk makan larut malam, pilihannya menyempit menjadi rumah makan yang buka sampai dini hari di East Coast Road. Untuk makan malam menjelang penerbangan, pilihannya ada di bandara. Dua hal itu dibahas terpisah.
Kalau datang pada akhir pekan
Pusat jajan di kawasan permukiman justru lebih ramai pada akhir pekan karena warga sekitar makan di luar bersama keluarga. Sebaliknya, pusat jajan di kawasan perkantoran lebih lengang pada hari libur karena pembeli tetapnya tidak bekerja. Maxwell berada di antara keduanya, ramai oleh pekerja pada hari kerja dan oleh pengunjung pada akhir pekan.
Sebelum berangkat, periksa tiga hal berurutan: hari libur kedainya, jadwal penutupan pembersihan gedungnya, dan jam yang Anda pilih. Ketiganya bisa diperiksa dalam waktu kurang dari lima menit, dan itu jauh lebih singkat daripada perjalanan bolak-balik yang sia-sia.
20. Nasi ayam di Bandara Changi dan di dalam pesawat
Gerai utama Tian Tian berada di lantai dua basement Jewel Changi Airport, buka sampai pukul sepuluh malam, dan tidak punya hari libur. Untuk banyak orang, ini jalan keluar yang paling praktis. Tidak perlu memeriksa hari tutup, tidak perlu memeriksa jadwal pembersihan gedung, dan jam bukanya paling panjang di antara semua gerai dengan nama yang sama.
Pesanan makan di tempat ditutup setengah jam sebelum gerai tutup, jadi sisakan waktu kalau penerbangan Anda malam. Jewel Changi Airport terhubung dengan terminal lewat jalur pejalan kaki, dan lantai basement tempat gerai ini berada berisi banyak pilihan makanan lain, jadi rombongan yang seleranya berbeda tetap bisa makan di satu tempat.
Waktu yang perlu disiapkan sekitar satu jam kalau ingin makan tanpa terburu-buru, termasuk berjalan kaki kembali ke terminal dan mengantre pemeriksaan. Kalau Anda datang lebih awal untuk berangkat, makan di sini juga cara yang wajar untuk menghabiskan waktu tunggu tanpa membayar mahal.
Selain di darat, hidangan ini juga disajikan di sebagian rute Singapore Airlines. Jadi penumpang yang tidak sempat mencobanya di kota masih punya kemungkinan bertemu nasi ayam dalam perjalanan pulang, meskipun bentuk penyajiannya tentu berbeda dari piring di pusat jajan.
Membawa pulang sebagai oleh-oleh
Nasi ayam adalah makanan yang paling enak dimakan di tempat, dan kualitasnya turun setelah beberapa jam. Kalau Anda tetap ingin membawanya dalam penerbangan pendek, mintalah dibungkus dalam wadah tertutup dan pisahkan sausnya, lalu periksa aturan membawa makanan di negara tujuan Anda sebelum memutuskan.
Untuk oleh-oleh yang lebih tahan lama, sebagian kedai menjual paket bumbu atau saus dalam kemasan. Ketersediaannya berbeda di tiap kedai dan tidak semua menyediakannya, jadi tanyakan di tempat daripada mengandalkan keterangan yang beredar di internet.
🎡Wisata & Aktivitas53
🍜Kuliner5
🏨Penginapan10
🚇Transportasi4
🧭Tips Perjalanan20
Pertanyaan yang sering muncul
Di pusat jajan harganya berkisar di sekitar empat dolar Singapura sepiring.
Badan statistik Singapura memasukkan sepiring nasi ayam ke dalam keranjang barang yang harganya disurvei, jadi angka rata-ratanya memang dihitung resmi. Rumah makan ber-AC memasang harga lebih tinggi karena porsinya dijual per ekor atau setengah ekor bersama nasi dan sup.
Tidak ada. Kesepuluh kedai nasi ayam dalam seleksi edisi berjalan berstatus Bib Gourmand atau MICHELIN Selected.
Bib Gourmand diberikan untuk makanan enak dengan harga terkendali, sedangkan MICHELIN Selected berarti tempat itu direkomendasikan penilai tanpa peringkat lain. Pernah ada gerai nasi ayam berbintang satu di Singapura, tetapi bintang itu sudah tidak ada dan gerainya juga tidak terdaftar lagi.
Status sertifikasinya tidak dapat dipastikan dari sumber resmi, jadi kami tidak menyatakan halal maupun tidak halal untuk kedai mana pun.
Cara memeriksanya ada di tangan Anda sendiri. Sertifikasi di Singapura selalu ditandai logo yang dipasang di lapak, biasanya di dekat papan menu atau kaca depan. Kalau logo itu tidak ada, anggap statusnya tidak diketahui. Perlu diperhatikan juga bahwa banyak kedai nasi ayam menjual daging babi panggang di lapak yang sama.
Gerai Tian Tian di lantai enam Lucky Plaza, tetapi gerai itu tutup hari Minggu.
Lucky Plaza berada di Orchard Road dan bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari sebagian besar hotel di kawasan itu. Karena hari tutupnya jatuh di akhir pekan, banyak tamu yang datang pada hari libur justru menemukan gerainya kosong. Gerai asal di Maxwell Food Centre berada di Chinatown dan perlu satu kali naik MRT.
Hari Senin, dan gedung Maxwell sendiri juga ditutup untuk pembersihan mulai hari Senin.
Dua hal itu terpisah. Yang pertama hari libur kedai, yang kedua penutupan gedung yang berlaku beberapa hari tiap triwulan. Keduanya sama-sama jatuh pada awal pekan, jadi hari Senin adalah hari yang paling sering membuat rencana ke Maxwell gagal.
Ada, yaitu Ah Tai di unit 01-07, yang hari liburnya justru hari Selasa.
Ah Tai dibuka oleh juru masak yang lama bekerja di Tian Tian, dan mulai berjualan sekitar pukul sebelas siang. Karena hari liburnya berbeda, kalau satu lapak tutup lapak satunya buka. Keterangan ini dibaca dari data usaha, bukan dari pengumuman kedai, jadi tetap pastikan di tempat sebelum menyusun rencana yang ketat.
Bisa di banyak kedai, dan itu cara paling masuk akal kalau datang berdua.
Sebutkan saat memesan bahwa Anda ingin sebagian direbus dan sebagian dipanggang. Yang perlu dipastikan hanya apakah kedai itu memang menjual keduanya, karena beberapa lapak hanya menyediakan satu jenis. Ada juga kedai yang hanya punya satu menu tunggal dan tidak menerima permintaan campuran.
Pesan setengah ekor atau satu ekor ayam, lalu minta nasi sebanyak jumlah orang.
Kalau memesan per piring, yang datang adalah irisan ayam dalam jumlah kecil di atas nasi, dan biasanya terasa kurang untuk dua orang yang sedang lapar. Memesan per ekor membuat porsi dagingnya jauh lebih banyak dengan selisih harga yang tidak sebanding. Penilai panduan pun menyarankan cara ini.
Five Star di East Coast Road, yang melayani sampai pukul dua dini hari.
Itu satu-satunya pilihan larut malam yang masuk artikel ini. Kedai di pusat jajan umumnya sudah selesai jauh lebih awal, sebagian bahkan menutup lapak sore hari begitu ayamnya habis. Menurut keterangan resminya, Five Star memakai ayam kampung.
Ada, gerai utama Tian Tian di lantai dua basement Jewel Changi Airport.
Gerai itu buka sampai pukul sepuluh malam, dengan pesanan makan di tempat ditutup setengah jam sebelumnya, dan tidak punya hari libur. Jadi untuk penerbangan sore atau malam, ini pilihan yang paling aman dibandingkan mengejar lapak di kota yang bisa tutup lebih awal.
Karena gerai maupun kedainya tidak termasuk dalam seleksi edisi berjalan.
Gerainya di Chinatown Complex pernah memegang bintang satu dan dikenal sebagai santapan berbintang MICHELIN termurah di dunia dengan harga S$2,50 sepiring. Bintang itu kemudian hilang, dan pada pemeriksaan kami terhadap seluruh tempat dalam seleksi edisi berjalan, baik gerai tersebut maupun kedai di Smith Street tidak muncul.
Tidak, keduanya berada di dua gedung berbeda yang namanya mirip.
Hup Hong Chicken Rice ada di Yuhua Village Market and Food Centre, sedangkan Xing Yun Hainanese Boneless Chicken Rice ada di Yuhua Market and Hawker Centre. Karena keduanya memakai kata Yuhua, catat nama lengkapnya dan nomor unitnya sebelum berangkat.
Baca panduan induk Singapura untuk menyusun sisa rencana makan dan perjalanan Anda.